Ceritaku29 September 2026

Guru berkarya di mana saja

Berikut ini adalah rangkaian pelatihan yang dilaksanakan bersama gurumengajar.id.

7 views· 2 tanggapan
Guru berkarya di mana saja

Perjalanan Membersamai Guru Hebat Nusantara Lewat Integrasi STEM, Koding, dan AI

Bermula dari sebuah layar kecil handphone yang bergetar, sebuah panggilan WhatsApp masuk membawa kabar yang tak disangka-sangka. Siapa sangka, sapaan di ujung sambungan tersebut menjadi pintu gerbang bagi saya untuk melangkah lebih jauh, membersamai ratusan hingga ribuan guru hebat di berbagai penjuru Indonesia dalam sebuah gerakan transformasi pendidikan melalui pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Semua itu tidak datang secara kebetulan. Panggilan tersebut berawal dari rekam jejak digital yang saya bangun melalui situs stemguru.id—sebuah ruang, wadah, dan jendela kecil tempat saya berbagi gagasan, artikel, serta praktik baik seputar pembelajaran STEM, koding, robotika, hingga pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI) di dalam kelas. Dari laman web tersebut, para penyelenggara diklat menemukan kecocokan visi untuk berkolaborasi menggerakkan dunia pendidikan bersama para pendidik tanah air.

Merajut Asa dari Kelas ke Kelas Daring

Hingga saat ini, tercatat sudah lima kali saya dipercaya untuk membersamai para guru luar biasa dalam berbagai seri diklat daring nasional. Perjalanan ini terasa sangat hidup dan berkembang secara organik. Setiap tema dirancang tidak hanya sekadar teori, melainkan benar-benar berakar dari kebutuhan riil di ruang-ruang kelas modern:

  1. Merancang Proyek Pembelajaran STEM yang Kontekstual dengan Koding dan Robotika (November 2025)

  2. Proyek Simulasi Deteksi Bencana dengan Koding Robotika untuk Pembelajaran STEM yang Kontekstual (Desember 2025)

  3. Proyek Pembelajaran STEM Berbasis Masalah Kontekstual dan Kecerdasan Artifisial (Februari 2026)

  4. Strategi Pembelajaran STEM-IT Berbasis Proyek dan Digital Learning (Juni 2026)

  5. Merancang Pembelajaran STEM Berbasis Proyek dari Ide hingga Asesmen Menggunakan AI (September 2026)

Melihat antusiasme para guru dari Sabang sampai Merauke yang tetap bersemangat mengikuti sesi demi sesi secara daring—mempelajari bagaimana merajut ide proyek, menyematkan logika koding, hingga memanfaatkan AI untuk asesmen—menjadi bahan bakar tersendiri bagi saya pribadi.

Menuliskan Jejak di Kapur Guru

Melalui platform kapurguru.id ini, saya ingin merefleksikan bahwa jejak digital sekecil apapun, jika ditekuni dengan konsistensi dan niat berbagi yang tulus, akan menemukan jalannya sendiri untuk berdampak. Situs web bukan sekadar deretan baris kode atau kumpulan tulisan maya, melainkan jembatan silaturahmi antarguru yang memiliki kegelisahan dan mimpi yang sama: membawa pendidikan Indonesia bertransformasi menghadapi tantangan zaman.

Perjalanan ini belumlah usai. Dari satu panggilan WhatsApp, ia menjelma menjadi ratusan senyuman, diskusi hangat, dan kolaborasi bermakna di ruang-ruang diklat maya. Semoga cerita ini menginspirasi rekan-rekan pendidik sekalian untuk terus menulis, berbagi, dan tidak pernah berhenti belajar. Karena pada akhirnya, guru yang hebat adalah guru yang senantiasa menumbuhkan semangat belajar di dalam dirinya sendiri.***

Tanggapan (2)

MB
Mr. Bams
Guru · 8 jam lalu
Setiap aksi berawal dari ide yang kuat niatnya. Senang bisa menjadi teman yang selalu saling memberikan semangat untuk terus berkarya.
SE
Sava El Sabiq
Pembaca · 6 jam lalu
Yang paling berkesan buat saya adalah bagian bahwa penulis nggak sekadar mengajar, tapi ikut membersamai guru. Kata “membersamai” di sini terasa penting, karena kesannya bukan “saya mengajari mereka”, melainkan sama-sama belajar, berdiskusi, dan bertumbuh.

Tulis Tanggapan

Tanggapan Anda akan ditinjau oleh guru sebelum tampil publik.