Yudhi Kurnia, S.T., M.Pd. adalah seorang pendidik, praktisi STEM, dan penggiat teknologi pembelajaran yang aktif mendedikasikan diri untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia. Saat ini, ia mengajar di SMP Muhammadiyah 8 Bandung, di mana ia juga dipercaya sebagai koordinator Kelas STEM Engineering dan pembimbing berbagai proyek inovatif berbasis mikrokontroler dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Latar Belakang & Pendidikan Memiliki fondasi akademis yang kuat di bidang teknologi dan ilmu pendidikan, Yudhi menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Informatika serta Magister (S2) Manajemen Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan. Kombinasi latar belakang teknik dan manajemen ini memberikannya perspektif unik dalam merancang pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang terstruktur, aplikatif, dan relevan dengan tantangan zaman. Dedikasi & Inovasi di Dunia Pendidikan Sebagai seorang guru yang dinamis, Yudhi aktif menjembatani teori pedagogi modern—seperti Engineering Design Process (EDP), pendekatan Crosscutting Concepts, hingga integrasi AI dasar di kelas—dengan praktik nyata di laboratorium dan kelas. Berbagai karya dan inisiatif telah dikembangkannya, termasuk: Pengembangan Media & Kurikulum STEM: Aktif merancang modul pembelajaran, perangkat ajar, dan proyek fisik komputasi menggunakan perangkat seperti Arduino, ESP32, dan BBC micro:bit. Pendampingan Riset Siswa: Membimbing peserta didik dalam berbagai kompetisi dan konferensi riset sains tingkat nasional maupun internasional (seperti GreenMech dan konferensi STEM pelajar). Inisiatif Pelatihan Guru: Menginisiasi gerakan berbagi praktik baik dan pelatihan peningkatan kompetensi pendidik (melalui inisiatif SIGMA), serta aktif menulis artikel opini pendidikan di berbagai media massa lokal dan nasional seperti Jabar Ekspres dan Pikiran Rakyat. Visi & Platform Utama Melalui platform utamanya di stemguru.id, Yudhi terus berbagi inspirasi, tutorial teknis, artikel reflektif, serta perangkat pembelajaran bagi sesama pendidik yang ingin mentransformasi kelas mereka menjadi ruang eksplorasi yang kreatif dan kontekstual. Bagi Yudhi, pendidikan sains dan teknologi bukan sekadar menghafal rumus, melainkan membekali siswa dengan kemampuan memecahkan masalah nyata di lingkungan sekitar.
Selama lebih dari satu dekade, saya belajar bahwa mengajar bukan hanya memindahkan pengetahuan. Ia juga tentang mendengar, memberi ruang, dan membantu siswa menemukan bahasa untuk menjelaskan apa yang mereka pikirkan. Website ini saya gunakan untuk mendokumentasikan proses itu: praktik yang berhasil, hal yang tidak berjalan sesuai rencana, bacaan yang mengubah cara pandang, dan pertanyaan yang belum saya temukan jawabannya.
Keingintahuan lebih penting daripada terlihat selalu benar. Bahasa dapat menjadi jembatan, bukan sekadar mata pelajaran. Dan setiap pengalaman di kelas layak direnungkan agar tidak hilang begitu saja.